17 Oct 2021 | 01:51

Beranda / Satpol PP Kota Padang Kembali Tertibkan 19 Lapak PKL yang Menggunakan Fasum

Satpol PP Kota Padang Kembali Tertibkan 19 Lapak PKL yang Menggunakan Fasum

Admin

17 Dec 2017

204 x dibuka

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota kembali tertibkan puluhan Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang di bangun semi permanen yang memakai Faslitas Umum (Fasum), Senin (18/12/2017).

Penertiban yang dilakukan Petugas Satpol PP tersebut dibantu oleh Tim SK4 dan menertibkan di beberapa kawasan yang ada di Kota Padang, seperti kawasan Jalan Damar hingga ke Jalan Purus, kecamatan Padang Barat.

Plt Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison mengungkapkan, sebelumnya para pedagang ini sudah diberikan surat himbauan dan surat perintah bongkar, dari data tim mediasi Satpol PP Padang terdaftar 19 orang pemilik Lapak, namun ada sebagian PKL tersebut tidak mengindahkan imbauan itu.

“Kita tetap berkomitmen untuk bertindak tegas dalam melakukan penertiban terhadap PKL yang menggunakan Fasum. Untuk hari ini personil hanya membantu memindahkan lapak-lapak PKL ke rumahnya, kebanyakan yang berjualan ini adalah ibuk-ibuk paroh baya, sebutnya

Sementara itu, salah seorang Pedagang Kaki Lima Marni Wati (60) mengatakan ia sudah 25 tahun berjualan diatas trotoar Jalan Purus III Kecamatan Padang Barat ini, tidak pernah dijamah oleh Pol PP, namun baru kali ini Pol PP datang untuk membongkarnya.

“kalau trotoar ini akan dibangun tidak apa kami pindah, kenapa ini pembangunan belum ada tapi kami digusur, menjelang akan dibangun biarkan lah kami berjualan dulu," harapnya.

Hal senada juga disampaikan Sri Usni, pedagang Nasi Ampera, yang membenarkan, bahwa beberapa minggu yang lalu Petugas Pol PP telah memberikan surat himbauan dan suarat perintah bongkar.

“Surat perintah bongkar lapak ini sudah tiga kali diberikan sat-pol pp kepada kami, tetapi kami dari PKL memintak ke pemerintah Kota untuk memberikan waktu lah ke kami sampai akhir tahun ini," katanya.

Setelah tiga kali surat dilayangkan, Satpol-PP Sebagai petugas penegak Perda berkomitmen menjadikan trotoar bebas dari PKL serta kegiatan lainya yang dapat menganggu Fasilitas umum.

"Kita sudah berkomitmen dalam penegakan Perda ini, dan terus memperindah Kota Padang dari PKL yang memakai Fasum untuk berjualan," pungkasnya Yadrison

Sumber : Covesia.com

Bagikan :