17 Oct 2021 | 01:44

Beranda / TIDAK MEMILIKI KTP, 16 WANITA DAN LIMA LAKI-LAKI DIAMANKAN PETUGAS GABUNGAN.

TIDAK MEMILIKI KTP, 16 WANITA DAN LIMA LAKI-LAKI DIAMANKAN PETUGAS GABUNGAN.

Admin

29 Sep 2019

226 x dibuka

PADANG - Opersi Yustisi, sebanyak 21 Orang yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di amankan tim gabungan yang terdiri dari, Satpol PP, Danpomal II, Kesbangpol, beserta Dinas Perdagangan Kota Padang, yang dilaksanakan pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (29/9) 2019).

Operasi Yustisi ini dipimpin langsung oleh Mayor Suhawan dari Lantamal dua. Tim Gabungan menyisir sejumlah tempat hiburan malam.

Dalam penyisiran tersebut petugas berhasil mengamankan 21 orang, diantaranya  16 wanita dan lima laki - laki, mereka tidak memiliki Kartu Tanda Pengenal atau KTP.

Mereka yang terjaring Tim gabungan, langsung di angkut Ke Mako Lantamal dua Teluk Bayur. Disana mereka didata dan di proses, selanjutnya mereka di serahkan ke Petugas Penegak Perda Pemko Padang untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

Mayor Suhawan mengatakan, Danpomal Beserta Jajaran TNI-Polri siap dukung program Pemko Padang dalam memberantas maksiat, ini adalah komitmen kita mendukung Program Walikota ujarnya.

Sementara itu Kasat Pol PP Padang Al Amin mengatakan, bahwa dalam giat mendampingi Danlantamal Dua Teluk Bayur berhasil mengamankan 16 Orang Wanita, dan 5 Laki-laki. serta ratusan botol minuman ber Alkohol.

"Tempat hiburan malam yang kita kunjungi granday, Clasik, Charly, Cafe 55, Cafe25, MP Karoke, Happy Puppy. All Star. Fantasy Music Karaokean serta tempat lainya, semua tempat tersebut kita periksa izinnya dan kita lakukan pemeriksaan identitas diri terhadap pengunjung yang hadir, " jelas Al Amin.

Selain itu, di salah satu Toko penjual minuman Kawasan Kampung Pondok, ratusan botol minuman ber al kohol juga turut disita. ditemukan pemilik toko, menjual menuman tidak sesuai dengan izin yang di miliki. 

"Demi Majaga Trantibum, untuk sementara Ratusan botol minuman tersebut kita bawa ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang untuk di proses lebih lanjut, jika terbukti pemilik bersalah akan kita sidangkan," tutup Al Amin.(tb/v/HUMAS)

Bagikan :